You need to enable javaScript to run this app.

Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura

  • Kamis, 01 Desember 2022
  • Administrator
  • 0 komentar

Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura

         Program Keahlian Agribisnis Tanaman merupakan mata pelajaran yang berisi tentang kesatuan kegiatan usaha yang meliputi salah satu atau keseluruhan mata rantai produksi, pengelolaan, dan pemasaran hasil produksi tanaman. Peserta didik mendalami agribisnis tanaman secara utuh pada konsentrasi produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan untuk konsumsi, dan benih (perbenihan). Tanaman merupakan komponen utama dalam ekosistem, sehingga penting dipelajari guna menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan dalam menghadapi perubahan iklim global.

    Pembelajaran di program keahlian Agribisnis Tanaman bertujuan untuk menumbuh- kembangkan kebanggaan pada peserta didik dalam melakukan proses agribisnis tanaman sebagai generasi muda penerus pertanian dengan menjadi agripreneur muda dan atau bekerja di industri produksi tanaman, setelah belajar pada program keahlian Agribisnis Tanaman. Selain itu, sebagai landasan pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan kompetensi produksi tanaman.

       Lingkup mata pelajaran Agribisnis Tanaman meliputi pemahaman secara utuh dan menyeluruh tentang profil agripreneur, peluang pasar, manajemen proses produksi tanaman secara komprehensif, perkembangan teknologi pertanian, isu-isu global, dan teknis dasar proses produksi tanaman. Mata pelajaran Agribisnis Tanaman berkontribusi dalam membangun kemampuan dasar peserta didik menjadi pribadi yang menguasai keahlian agribisnis tanaman dengan memegang teguh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia terhadap manusia dan alam, bernalar kritis, mandiri, kreatif, komunikatif dan adaptif terhadap lingkungan.

       Progli Agribisnis Tanaman bertujuan untuk membekali peserta didik dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan (hard skill dan soft skill):

  1. Memahami proses bisnis secara menyeluruh di bidang agribisnis tanaman;
  2. Memahami perkembangan teknologi produksi tanaman dan isu-isu global terkait dengan ketahanan pangan, perubahan iklim, dan pertanian berkelanjutan dalam rangka pelestarian ekosistem;
  3. Memahami agripreneur, profesi, job profile, dan peluang usaha dan bekerja di bidang agribisnis tanaman;
  4. Memahami penerapan teknis dasar proses produksi tanaman secara taat asas, taat rosedur, dan presisi dengan menerapkan K3;
  5. Memahami manajemen/pengelolaan secara menyeluruh proses kegiatan produksi

    Program Keahlian Agribisnis Tanaman mempelajari produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan perbenihan. Pada awal pembelajaran peserta didik dikenalkan pada pentingnya pertanian bagi ketersediaan pangan, peluang pasar, dan usaha agribisnis tanaman, tantangan perubahan iklim global, juga peluang kerja di industri agribisnis tanaman, serta konsentrasi- konsentrasi keahlian yang dapat dipelajari di kelas XI dan XII. Untuk menumbuhkan passion (renjana), vision (visi), imajinasi, dan kreativitas pembelajaran dilakukan dengan ragam kegiatan sebagai berikut:

  1. Pembelajaran di ruang-ruang kelas ;
  2. Pembelajaran di laboratorium, workshop, bangsal unit-unit pembenihan, pembesaran, hama penyakit tanaman;
  3. Pembelajaran di unit teaching factory;
  4. Pembuatan projek sederhana;
  5. Berinteraksi dengan alumni dan atau praktisi industri;
  6. Berkunjung ke industri yang relevan;
  7. Pencarian informasi melalui media

     Pelaksanaan pembelajaran dapat menggunakan model pembelajaran berbasis projek (project-based learning), discovery learning, pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning), atau inquiry learning serta metode pembelajaran antara lain ceramah, tanya jawab, diskusi, observasi, peragaan atau demonstrasi yang dipilih berdasarkan karakteristik materi. Penilaian meliputi aspek pengetahuan melalui tes dan non tes, aspek sikap melalui observasi dan catatan kejadian menonjol (anecdotal record), penilaian antar teman, dan penilaian diri serta aspek keterampilan melalui penilaian proses, produk, portofolio, dan studi kasus. Pembelajaran Agribisnis Tanaman dilakukan dengan sistem blok (block system) disesuaikan dengan karakteristik elemen yang dipelajari.

        Di Program keahlian Agribisnis Tanaman dipelajari secara holistik dan mengintegrasikan kemampuan-kemampuan dasar baik soft skills maupun hard skills, meliputi kemampuan pemahaman profil industri dan profesi di industri tanaman, perkembangan teknologi bidang tanaman, isu-isu global terkait dengan tanaman dengan penanganan pada tingkat lokal, agripreneur, peluang usaha dan pekerjaan/profesi pemahaman teknis dasar proses produksi tanaman, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap proses produksi tanaman, pembiakan tanaman dan pemahaman manajemen/ pengelolaan secara menyeluruh dalam proses kegiatan produksi tanaman. Kemampuan-kemampuan tersebut di atas disusun sebagai elemen-elemen

        Pembelajaran berdasarkan kebutuhan dan persyaratan yang ada di industri, dunia usaha sektor tanaman, dan persyaratan standar kompetensi yang relevan.

    Pada hakikatnya mata pelajaran Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman berfokus pada kompetensi bersifat dasar yang harus dimiliki oleh generasi muda penerus pertanian dengan menjadi agripreneur muda dan atau bekerja di industri produksi tanaman sesuai dengan perkembangan dunia kerja. Selain itu peserta didik diberikan pemahaman tentang proses bisnis, penerapan teknologi dan isu-isu global, profil entrepreneur, job profile, peluang usaha dan pekerjaan/profesi.

Intrakurikuler

  1. Tujuan Pembelajaran
  2. memahami proses bisnis secara menyeluruh di bidang agribisnis tanaman;
  3. memahami perkembangan teknologi produksi tanaman dan isu-isu global terkait dengan ketahanan pangan, perubahan iklim, dan pertanian berkelanjutan dalam rangka pelestarian ekosistem;
  4. memahami agripreneur, profesi, job profile, dan peluang usaha dan bekerja di bidang agribisnis tanaman;
  5. memahami penerapan teknis dasar proses produksi tanaman secara taat asas, taat prosedur, dan presisi dengan menerapkan K3; dan
  6. memahami manajemen/pengelolaan secara menyeluruh proses kegiatan produksi tanaman.

 

Struktur Kurikulum

BIDANG KEAHLIAN           : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI

PROGRAM KEAHLIAN      : AGRIBISNIS TANAMAN

                            

MATA PELAJARAN

KELAS DAN SEMESTER

X

XI

XII

 

A.Kelompok Mata Pelajaran Umum

 

 

 

1

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

90

106

106

2

Pendidikan Pancasila

54

71

71

3

Bahasa Indonesia

108

107

107

4

PJOK

90

72

-

5

Sejarah

54

108

108

6

Seni Budaya (Seni Rupa)

54

108

108

7

Muatan Lokal

72

-

-

 

Jumlah kelompok Mata Pelajaran Umum (A)

522

572

500

B.Kelompok Mata Pelajaran Kejuruan

 

1

Matematika

108

141

141

2

Bahasa Inggris

108

117

117

3

Informatika

108

-

-

4

Projek IPAS

162

-

-

5

kejuruan

432

-

-

 

a.    Dasar-dasar Program keahlian agribisnis Tanaman

432

-

-

 

b.    Agribisnis tanaman sayur

-

175

175

 

c.    Agribisnis tanaman pangan

-

175

175

 

d.    Agribisnis tanaman buah

-

175

175

 

e.    Agribisnis tanaman hias

-

175

175

 

f.     Pembibitan dan kutur Jaringan

-

157

157

 

g.    Produk kreatif dan kewirausahaan

-

262

262

5

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

288

-

-

 

Jumlah kelompok Mata Pelajaran Kejuruan (B)

 

1377

1377

Jumlah A+B

1242

1949

1877

 

Keterangan :

  1. Pelaksanaan praktek kerja industri (Prakerin) dilakukan pada semester Genap, (kelas XI semester 2)
  2. Pelaksanaan Uji kompetensi keahlian (UKK)pada semester genab (kelas XII semester 2)
Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Supoyo, S.Pd

- Kepala Sekolah -

SMKN I WONOSARI adalah salah satu satuan pendidikan dengan jenjang SMK di Harapan, Kec. Wonosari, Kab. Boalemo, Gorontalo. Dalam menjalankan kegiatannya, SMKN...

Berlangganan
Banner